Hamas Disebut Menang Lawan Israel, Padahal Lebih Banyak Korban Dari Palestina -->

Hamas Disebut Menang Lawan Israel, Padahal Lebih Banyak Korban Dari Palestina

Patung Bernyawa
Senin, Mei 24, 2021

    Terungkap Alasan kenapa Hamas di Sebut Pemenang dan Israel Kalah Besar padahal Korban Meninggal lebih banyak di derita Palestina.

    Pasukan Kelpok Hamas Palestina

    Lazimnya sebuah Pertempuran, yang disebut penenang adalah yang paling sedikit menderita kerugian, Baik kehilangan pasukan karena terbunuh atau kerugian Materi lainnya seperti Kota yang hancur dan Alat militer yang Rampas.

    Namun dalam konflik Palestina-Israel hal semacam itu tidak berlaku. Palestina yang di ketahui lebih banyak menelan korban jiwa dan materil, justru di sebut sebagai pemenang sementara Israel yang menderita kerusakan materil dan Korban Jiwa paling sedikit malah menjadi pihak yang kalah.

    Sesuatu yang aneh bukan? Namun itulah kenyataan yang ada dan terungkap dari sisi Politik Internasional menurut pengamat Politik H. Rizal Fadillah

    Rupanya agresi militer yang di lakukan israel di palestina dengan dalih mencari Anggota Hamas mendapat banyak kecaman dari dunia internasional

    Hujatan-hujatan di sampaikan oleh berbagai negara yang tergabung dalam Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) sampai membuat Presiden Amerika Joe Biden murka dan memaksa Perdana Menyeri Isreal Benjamin Netanhayu untuk melakukan genjacatan senjata yang terjadi pada jumat (22/5/2021)

    Karena keputusan Gencatan senjata itulah yang ahirnya membuat Israel di anggap kalah perang oleh beberapa pengamat Politik

    Bagaimana tidak, Israel yang di bekingi Negara Adi Kuasa Amerika yang awalnya ngotot ingin meluluh lantakan Hamas Justru lebih dahulu mengajukan Gencatan Senjata.

    Informasi Gencatan Senjata itu di konfirmasi langsung oleh PM Israel Benjamin Netanhayu yang mengatakan, "seluruh anggota kabinet keamanan isreal dengan suara bulat menyetujui Gencatan senjata yang di mulai Jumat dinihari pada (22/5/2021)

    Untuk dinketahui, meski Israel di katakan kalah perang dalam melawan Hamas, namun Korban terbanyak tetap di derita rakyat palestina

    Mereka mungkin hanya kalah perang secara politik tapi perang sesungguhnya yang kalah tetaplah Warga palestina bukan Hamas.

    Karena faktanya, Palestina tidak memiliki Tentara atau pasukan Militer di Negaranya.

    Berikut adalah Daftar Korban Jiwa pada Konflik yang terjadi selama 11 hari antara Palestina dan Israel

    Rumah Warga yang  Hancur akibat serangan Israel

    Palestina (Gaza)

    Sebanyak 288 warga palestina, termasuk 66 anak-anak tewas akibat serangan Israel sejak 10 Mei 2021, berdasarkan laporan kementerian kesehatan palestina

    Saat yang bersamaan, lebih dari 1.900 orang termasuk 566 anak-anak mengalami luka-luka.

    91.000 orang lainnya terpaksa meninggalkan rumah untuk mengungsi ketempat yang lebih aman, berdasarkan informasi dari Badan Kemanusiaan PBB.

    1.447 Rumah di serang oleh tentara zionis menurut laporan laporan kelompok Hamas yang berada di Gaza

    Di antaranya ada 205 Blok pemukiman atau Rumah penduduk Hancur Total menurut Hamas

    75 Fasilitas pemerintah dan umum Rusak Berat menurut pengakuan Hamas.

    14 Kilometer (9 mil) Pipa air, 50 sumur air dan 17 Kilo meter pipa limbah ikut terdampak dan rusak akibat serang Israel.

    Diperkirakan ada 31 Gardu listrik dan 79 kilo meter Kabel listrik terputus dari 9 jalur utama.

    454 Kendaran transpotasi umum dan pribadi rusak berat dan tidak bisa lagi di gunakan.

    40 Mesjid dan 1 Gereja Hancur dengan tiga mesjid di antaranya mengalami kerusakan paling parah.

    Israel

    12 Korban jiwa, termasuk 1 anak-anak, 1 Remaja Arab dan ayahnya, 1 warga negara India dan 2 warga Negara Thailand, ungkap pihak berwenang Israel

    Sebanyak 357 orang terluka oleh tembakan Roket Hamas yang menghujam Israel selama 11 hari yang lalu

    Dari 4.070 Roket yang tembakkan oleh Pasukan Hamas ke Israel, sebanyak 90 persen di antaranya di hadang oleh pertahan Idara Israel

    2.061 Rumah yang melakukan klaim terkena Roket Hamas dan 1.637 lainnya untuk Mobil di Israel selatan dan tengah menurut Otoritas Pajak Israel yang menangani kompensasi.