Geram di Sebut Teroris, KKB Balik Sebut Indonesia Yang Teroris, UGM Ungkap Fakta Ini -->

Geram di Sebut Teroris, KKB Balik Sebut Indonesia Yang Teroris, UGM Ungkap Fakta Ini

Patung Bernyawa
Sabtu, Mei 01, 2021

    Polemik label Teroris yang di sematkan terhadap KKB rupanya menyisahkan perdebatan yang semakin panjang.

    Kritikan-kritikan yang di alamat kepada pemerintahpun kian kencang di teriak oleh mereka yang tidak senang KKB di sebut teroris

    Benny Wenda Berbalik Menuduh pemerintah Indonesia Sebagai Teroris

    Saking berbahaya label yang disemat itu, banyak yang mengingatkan pemerintah tentang persiapan juga strategi yang di ambil untuk membekuk KKB sampai tak tersisa.

    Karena seperti yang kita ketahui, Teroris adalah penjahat internasional yang harus di tindak dengan panduan Undang-undang tentang Terorisme namun tetap memperhatikan Hukum internasional

    Mulai dari Netizen hingga intelektual, dari pengamat hingga pakar dan politisi bahkan rakyat kecil yang bahkan tidak mengerti hukum dan politik pun ikut mengomentari

    Fenomena itu, lantas langsung di manfaatkan oleh pentolan KKB yang mengaku sebagai presiden dan sudah membentuk Kabinetnya sendiri Benny Wenda

    Benny Wenda yang saat ini di ketahui tinggal di Ingris raya menyampaikan kekesalasannya kepada pemerintah indonesia yang telah melabeli KKB Papua sebagai Teroris

    "Pertanyaan saya kepada presiden indonesia adalah siapa yanginvasi negara kami? Siapa yang telah membunuh lebih dari 500.000 pria, wanita dan anak-anak?

    Siapa yang telah membuat lebih dari 50 ribu warga sipil mengungsi sejak Desember 2018, yang menyebabkan kematian ratusan orang lagi"? Ujar Wenda

    Dia menilai justru Indonesialah yang telah melakukan tindakan Terorisme hampir 60 tahun di bumi cenderawasih.

    "Indonesia telah secara ilegal menginvasi dan menduduki Negara kami selama hampir 60 tahun, melakukan genosida terhadap rakyat saya" Ujar Wenda melansir dari Morning Star (30/4/2021)

    "Invasi dan pendudukan Ilegal adalah tindakan Kriminal. Genosida adalah tindakan teroris. Perlawan ini sah dan perlu" Lanjut Wenda

    Lebih lanjut ia juga bertanya kepada presiden Jokowi tentang siapa yang menghadirkan penderitaan di Papua dan siapa Teroris sesungguhnya

    "Jelas bahwa negara indonesia adalah kelompok teroris yang beroperasi di tanah saya. Kami tahu apa yang akan di timbulkan oleh pemerintah ini. Lebih banyak pembunuhan, lebih banyak penyiksaan lebih banyak penderitaan rakyat saya" Sambungnya

    Benarkah Indonesia yang Menyebabkan Penderitaan Terhadap Masyarakat Papua? Seperti Yang di Katakan Benny Wenda

    Berdasarkan penelitian yang di lakukan Universitas Gajah Mada (UGM) pada rentan waktu antara 2010 sampai 2020 menjawab apa yang di tuduhkan Benny Wenda Terdahap Pemerintah
    Peneliti UGM Berhasil menemukan, sekitar 204 kasus kekerasan di papua terjadi secara vertikal dan horizontal.

    Lebih dari setengah dari kasus-kasus tersebut di lakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

    Hal itu di sampaikan Peneliti Gugus Tugas Papua UGM Gabriel Lele dalam sebuah jumpa pers ahir pekan lalu.
    Gabriel menjelaskan Tim UGM menemukan 204 tindakan kekerasan yang melibatkan masyarakat, Aparat keamanan dan KKB di Provinsi Papua dan Papua Barat selama 2010 sampai mei 2020.

     "Kami ingin memetakan kasus kekerasan di papua polanya seperti apa. Konfliknya multi dimensi. Tidak hanya secara vertikal, tapi tidak sedikit yang berupa kekerasan Horizontal" Jelas Gabriel

    Melalui penelusuran di lapangan dan riset media lokal Tim UGM menemukan, sebagian besar kasus, yakni 118 kasus di lakukan oleh KKB, 42 oleh warga, 28 oleh TNI-polri dan 16 kasus di lakukan oleh pihak yang tidak di kenal.

    Mereka menjelaskan kejadian itu mengakibatkan 1.869 orang menjadi korban, dengan rincian 356 orang meninggal dunia, 250 orang di antaranya adalah warga sipil, 46 orang TNI, 34 orang Polisi dan 26 orang anggota KKB.
    Dari rincian itu Korban terbanyak di terima oleh warga sipil, disusul TNI dan Polisi. Sementara KKB mengalami Korban paling sedikit.