Halaman Facebook

Densus 88 Kembali Menangkap 1 Orang Teroris di Papua Jaringan Ansharut Daulah di Kurik Marauke.

Setelah menangkap 10 Terduga Teroris Sebelumnya, Datasemen Khusus 88 Anti Teror Polri kembali menangkap 1 orang terduga teroris di Kurik, Marauke Papua.

Gambar Ilustrasi penangkapan Teroris

Kapolres Maurauke AKBP Untung Sangaji menjelaskan, Penangkapan Teroris tersebut adalah hasil dari pengembangan Kasus Bom Gereja Khatedral Makassar beberapa waktu lalu.

"Penangkapan terhadap teroris di lakukan minggu (30/5/2021)" Ujar Kapolres Marauke pada Senin (31/5/2021)

Dia mengatakan, Anggota Teroris yang di tangkap adalah seorang laki-laki beserta Barang bukti, salah satu di antaranya memiliki Bahan Peledak Cair

"Barang Bukti Berupa Bahan (Cair) itu tidak dapat di ambil langsung, karena bahan pekedaknya cair. Apabila bahan itu goyang atau bersentuhan dapat langsung meledak.

Makanya di tinggalakan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) karena membutuhkan penanganan Khusus," Ujar Untung lagi.

Akan tetapi, menurut Untung, pihaknya belum bisa mengungkap identitas pelaku karena masih dalam proses pengembangan kasus.

"Maaf, kami belum bisa mengungkap lebih jauh karena masih terus dalam pengembangan" Ungkap AKBP Untung Sangaji. Kepada awak media

Menurut Untung, hingga saat ini, Total Jumalah Terori yang berhasil di tangkap di Marauke berjumlah 11 orang

Kapolres Marauke, AKBP Untung Sangaji

"TIM Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, sudah berhasil menangkap lagi 1 orang terduga teroris," Ujaar Untung, Senin (31/5/2021)

Sebelumnya Densus 88, berhasil mengamankan 10 Orang teroris termasuk salah satu di antaranya perempuan beinisial IK yang merupakan Istri dari salah satu Teroris berinisial AP

10 orang yang di amankan, di duga kuat masuk dalam jaringan Ansharut Daulah dan tersangkut dalam kasus Bom bunuh diri awal januari lalu di Makassar.

Ke 10 teroris itu sendiri telah di amankan sejak 28 Mei 2021 lalu dan sesuai jadwal, akan di terbangkan ke Jayapura Pada hari Rabu (2/6/2021).

Ke 10 Teroris ini masing-masing berinisial, AK, SB, ZR, UAT, DS, SD, WS, YK, AP dan IK. Mereka di amankan karena terindikasi hendak melakukan Aksi BOM bunuh diri di sejumlah Gereja di Marauke.