Baru Resmikan Partai Baru, Tiba-tiba Amin Rais Khwatir Jokowi Lengser di Tengah Jalan. Dapat Mimpi? -->

Baru Resmikan Partai Baru, Tiba-tiba Amin Rais Khwatir Jokowi Lengser di Tengah Jalan. Dapat Mimpi?

Patung Bernyawa
Jumat, Mei 21, 2021

    Baru kemarin memiliki partai Amin Rais sepertinya sudah mulai Pansos dengan sasaran pertama adalah Presiden indonesia, Jokowidodo

    Amin Rais

    Entah apa yang ada di Otaknya sehingga bisa memprediksi lengsernya seorang presiden seperti lengsernya seorang ketua RT.

    Setelah sempat mengancam Presiden dengan Ancaman Neraka kali lalu, kali kini Amin terihat sibuk dengan urusan partai barunya bernama Partai Ummat. 

    Itulah Amin Rais saat ini, seorang negaraan dan Paham Agama katanya, tapi tidak pernah mengikuti anjuran Islam dan Kitab yang di pegangnya dalam menasehati Pemimpin.

    Dia bermain dalam Logikanya lalu membuat Asumsi, apa yang di pikirkan itulah yang dia ucapkan namun anehnya, meski begitu banyak yang mempercayai Amin Rais.

    Padahal secara Politik, dia bukan lagi apa-apa dan tidak bersama Elit siapa-siapa. tapi bisa berbicara luas seolah-olah dia adalah peneliti yang selalu mengembangkan riset dan penelitian.

    Ketua Makelis Syuro Partai Ummat ini mengaku Khwatir  Jika presiden Jokowi tidak bisa sampai ahir masa jabatannya yakni 2024 mendatang.

    Pernyataan Amin Rais di sampaikan dalam sebuah Pidato Daring yang di selenggarakan Partai Umat dengan tema "Merawat Reformasi" kamis (20/5/2021) malam

    Amin membeberkan, Kondisi negara saat ini telah di kusai penuh oleh oligarki. Bahkan KKN yamg dahuli sama-sama di Tentang justru tumbuh subur saat ini.

    Amin juga menuduh, Kekuatan Politik dan Ekonomi yang sering di Gaungkan pemerintah hanya angka di atas kertas.

    "Jadi, sekarang saya enggak berlebihan kalau mengatakan bahwa kekuasaan politik itu sudah di pegang, di gemgam oleh kekuasaan bisnis, dan kemudian politik itu menurut apa kemauan bisnis itu para oligarki yang sontoloyo itu" Ijar Amin Rais dalam Pidato pidato tersebut

    Dia mengingatkan Jokowi agar memperhatikan Fenomena tersebut agar jabatan sang presiden tidak berahir di tengah jalan.