Aktivis 98: Amin Rais Bukan Bapak Demokrasi, Tapi Penumpang Gelap Perjuangan

Narasi-narasi yang di lontarkan Amien Rais ahir-ahir ini yang menyerang pemerintah dan Jokowi sepertinya membuat sebagian pihak merasa muak dan tidak senang.

Amirn Rais dalam Kasus Sidang kasus
Hoax Ratna Sarupaet.

Bagaimana tidak, Amien yang usianya sudah ujur bukan menghabiskan masa-masa Tuanya untuk memberikan wejangan bagi Generasi penerus bangsa yg lebih baik malah ikut nibrung di perpolitikan nasional bahkan mendirikan partai sendiri.

Bukan hanya itu, Amien Rais juga kerap mengkritik kebijakan pemerintah yang tidak ia setujui dengan kata-kata yang kurang logis dan terkesan seperti memprovokasi.

Mungkin menurut Amien Rais, apa yang dia lakukan adalah untuk Mendapatkan simpati masyarakat yang tidak senang dengan Pemerintah dan membenci Jokowi

Akan tetapi, Amien lupa bahwa jika itu tujuannya maka saingannya adalah PAN, PKS dan Demokrat yang juga mengambil Segmen pemilih yang sama yakni Warga sumbu pendek.

Berikade 98 Pertanyakan Gelar Bapak Reformasi yang di Sematkan Kepada Amien Rais

Berikade 98 pertanyakan sebutan atau gelar Bapak Reformasi yang selama ini mekekat pada Amin Rais. Bagi Berikade 98, Amien Rais hanyalah 'Penumpang Gelap'

"Kita ingin bertanya kepada Amien Rais, ketika anda sebut Bapak Reformasi atau Tokoh Reformasi, siapa yang memberi label ketokohan itu kepada anda?" Tanya ketua Berigade 98, Benny Ramdhani, melansir dari detiknews (23/5/2021)

Benny Ramdhani, Ketua Berikade 98

Menurut Benny, Amien Rais tak pernah satu perjuangan dengan mereka menuju Reformasi " lebih tepatnya kami mengatakan bahwa, Amien Rais adalah Tokoh Penumpang Gelap, dari Gerakan reformasi itu sendiri" Tegas Benny

Dia kembali menegaskan sebutan Penumpang Gelap pada Amien Rais, selama perjuangan 23 tahun lalu membawa indonesia lepas dari Era Orde Baru, Amien Rais tidak pernah terlibat.

" karena Toh Aktivis 98 tidak pernah merasa dalam perjuangan 23 tahun lalu, Amien Rais berada bersama-sama kami, keciali dia hanya sebagai penumpang gelap dalam gerakan Reformasi itu sendiri" lanjut Benny

Benny kemudian mrnjelaskan kehadiran Amien Rais 
Saat Mahasiswa menduduki Gedung DPR Pada 1998. Saat itu menurut Benny, Amien Rais muncul tanpa di undang. 

Benny Menduga Amien Rais Muncul untuk suatu kepentingan Pribadi. "Aktivis 98 tidak pernah memberi gelar kepada Amien Rais" Ujar Benny

Untuk itu Benny Meminta, Amien Rais Tak mengenakan lagi Bapak Reformasi. "Karena itu, meminta Amien Rais untuk tidak lagi mengenakan Gelar tersebut" tutup Benny Ramdhani


Gambar tema oleh merrymoonmary. Diberdayakan oleh Blogger.