97.000 PNS Fiktif, Gajinya di Bayar Orangnya Tidak Ada. Potensi kerugian Negara Mencapai 13 Triliun Lebih -->

97.000 PNS Fiktif, Gajinya di Bayar Orangnya Tidak Ada. Potensi kerugian Negara Mencapai 13 Triliun Lebih

Patung Bernyawa
Selasa, Mei 25, 2021

    Badan kepegawaian Negara (BKN) menemukan data sebanyak 97 ribu data PNS FIKTIF. Puluhan ribu PNS hantu tersebut tetap menerima gaji dan Dana Pensiun padahal tidak memiliki keberadaan yang jelas.

    Gambar Ilustrasi

    "Ternyata hampir 100 Ribu, tepatnya 97 ribu data misterius. di bayar Gajinya, di bayar Iuran pendiunnya, tapi tak ada orangnya" ujar kepala BKN Bima Haria Wisibana dalam tayangan youtube berjudul "pengumuman BKN Kock Off Meeting Pemutahiran Data Mandiri" senin (24/5/2021)

    Keberadaan PNS Fiktif tersebut, di perkirakan akan sangat merugikan Negara pasalnya, Pemerintah tetap mengeluarkan Anggaran untuk membayar gaji mereka sampai sekarang dari APBN.

    Lantas, berapa potensi kerugian Negara yang di sebabkan oleh PNS Fiktif tersebut?

    Sebagai gambaran, gaji PNS terdiri dari gaji pokok dan Tunjangan Kinerja (tukin), tunjangan melekat seperti tunjangan keluarga, tunjangan pangan dalam bentuk uang, tunjangan jabatan atau tunjangan umum

    Sementara untuk nomonal gaji PNS, yang di atur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 tentang gaji PNS, menjelaskan, gaji terendah seorang PNS Golongan I/a dengan masa kerja di bawah satu tahun adalah Rp. 1.560.800

    Apabila perkiraan kerugian Negara djumlahkan dengan nominal Gaji terendah PNS tersebut maka, potensi kerugian megara mencapai Rp.151,39 Miliar per bulan.

    Akan tetapi Data yang di temukan terhitung sejak 2014. Dengan demikian potensi kerugian negara jika di kalikan Rp.151,39 miliar per bulan akan menjadi Rp.13,62 Triliun

    Angka perkiraan kerugian negara ini masih akan bertambah karena menggunakan perhitungan kerugian negara dari Nominal Gaji terendah PNS.

    Pontensi kerugian Negara Lebih besar bisa saja terjadi, karena dalam laporan Kepala BKN tidak merincikan Golongan dari 97.000 PNS Fiktif tersebut.

    Merespon pernyataan kepala BKN, Kementrian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan akan menelusuri 97 ribu data PNS Fiktif.

    Hingga kini, Kemenkeu mengaku belum mengetahui soal informasi 97 ribu data PNS fiktif namun tetap menerima gaji dan Dana Pensiun

    "Baru dengar ini. Kemenkeu akan segera telusuri" ujar Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementrian Keuangan Rahayu Puspasari pada, Senin (24/5/2021)