8 Teroris Tewas, Semenjak KKB di Tetapkan Sebagai Kelompok Teroris, Ini Rincian Lengkapnya

Sejak KKB di Papua di tetapkan sebagai kelompok Teroris oleh pemerintah Republik Indonesia pada 29 April lalu, setidaknya sudah ada beberapa kali kontak tembak yang terjadi antara TNI-Polri dan KKB

Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua sedang berpose Santai

Tercatat sudah 11 orang meninggal dunia dari beberapa peristiwa tersebut, 8 diantaranya dari Pihak KKB sementara 3 sisanya dari Pihak TNI

Menko Polhukan Mahfud MD dalam keterangannya menjekaskan setidaknya ada 4 peristiwa kontak tembak terjadi pasca KKB di tetapkan sebagai Organisasi Teroris

"Sejak di tetapkannya oleh penerintah sebagai kelompok Teroris sejak 29 april yang lalu, memang sampai hari ini sudah terjadi beberapa kontak tembak senjata.

Misalnya tanggal 27 April terjadi kontak senjata di Ilaga, dimana 1 prajurit Brimob Gugur, 2 lainnya luka-luka. Tetapi ada 5 Teroris tewas" Ujar Mahfud MD, saat jumpa pers di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, (19/5/2021)

Berikut adalah Rincian kontak Tembak Antara TNI-Polri Melawan KKB di Papua Pada Mei 2021

13 Mei 2021

Kontak tembak di kampung Wuloni, Distrik Ilaga Kabupaten Puncak Papua, 1 Orang Kelompok Teroris KKB Tewas tertembak

16 Mei 2021

Kontak Tembak kembali terjadi di Kampung Mayuberi Distrik Ilaga Kabupaten Puncak Papua. 2 orang Kelompok teroris di nyatakan Tewas di lokasi sementara 1 orang lainnya melarikan diri dalam keadaan terluka akibat tembakan pasukan TNI-Polri.

18 Mei 2021

Penyerangan terhadap 2 orang prajurit TNI yang sedang melakukan penjagaan Pengerjaan Badara Dekai, di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.
Dalam Insident prnyerangan tersebut, 2 orang Anggota TNI di Bunuh dengan menggunakan senjata Tajam secara sadis, kemudian pelaku membawa kabur Senjata Prajurit.

18 Mei 2021 Malam

Kontak senjata di Distrik Sarambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang Papua, dari 12 prajurit yang sedang dalam perjalanan pulang di sergap dan di Tembaki KKB papua dari dari dalam hutan mengakibatkan 4 prajurit mengalami luka Tembak di bagian Kaki

Lebih lanjut, Mahfud mengatakan ada peningkatan penangan Teroris di Papua. Mahfud kemudian menekankan bahwa Pemerintah akan lebih tegas terhadap Teroris bukan pada masyarakat papua umumnya.

"Jadi sekarang kita lebih tegas, khusu terhadap kelompok itu (KKB), bukan terhadap rakyat Papua, karena Papua itu Etnis, Budaya dan Tempat. Tapi kalau Teroris bisa dimana saja" Lanju Mahfud

Di beritakan sebelumnya, Sebanyak 4 anggota TNI dari Yonif 403/WP dan Satgas Mobile Yonif 310/KK mengakami luka tembak usai di hadang Teroris KKB di Distrik Sarambakon, Pegunungan Bintang, Papua

4 prajurit itu di hadang saat melintas di jembatan Kayu 2, Kampung Yapimakot, Distrik Sarambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang Papua, Selasa (18/5/2021) Malam

"Memang ada insiden di kabupaten Pegbin yang mengakibatkan 4 personel TNI yang tergabung dalam Satgas Pengamanan Daerah Rawan terluka" ungkap Dandim 1715, Yahukimo, Letkol Infrantri Christian Ireuw melansir dari Antara, yang di hubungi dari Jayapura. Rabu (19/5/2021) pagi

Gambar tema oleh merrymoonmary. Diberdayakan oleh Blogger.