Warga NTT Tolak Bantuan Karena di Anggap Pencitraan dan Tidak Mau Makan Gratis

Aksi sejumlah warga menolak Bantuan Pemerintah di Nusa Tenggara Timur (NTT) Viral di Media Sosial.

Terlihat dalam video yang beredar meyebutkan bantuan yang di berikan  pemerintah sekedar pencitraan.

Hal itu di karenakan Bantuan yang di berikan hanya di dokumentasi kemudian di ambil lagi tanpa di salurkan.

Bantuan di Siapkan Sebelum Kedatangan Menteri Sosial.

Biro Humas Kemensos menerangkan, berdasarkan hasil penelusuran, kepala Badan Perlindungan dan Jaminan Sosial Kabupaten Flores Timur

Dan Koordinator Tagana Flores Timur Hero Maran, menjelaskan peristiwa itu terjadi saat kunjungan pertama Mentri Sosial Tri Rismaharini.

Pada awalnya Risma di agendakan untuk mengunjungi Posko pengungsian di MAN 01 Waewerang Adonara.

Kemudian Truk pengangkut Bantuanpun langsung meluncur ke lokasi tersebut terlebih dahulu.

Hal itu di lakukan dengan pertimbangan saat Mensos tiba, paket bantuan sudah tersedia dan siap di salurkan di lokasi tersebut.

Akan tetapi, kedatangan Mensos di tunda dan truk yang membawa paket bantuanpun terpaksa kembali ke posko utama di Adonara timur

Pihak kemensos juga menyebutkan Pengungsi di Posko MAN mendapatkan distribusi bantuan sebanyak 4 kali rinciannya yakni tanggal tanggal 7, 8, 10, dan 11/4/2021

"Paket bantuan di bawa dalam truk memang sangat banyak, sehingga jika di turunkan semua akan berlebih, sementara di lokasi lain juga banyak yang sangat membutuhkan. Bantuan tersebut," tulis Biro Humas Kemensos dalam siaran tertulis (14/4/2021)

Kronologi Penolakan Bantuan dan Alasan Warga Setempat

Salomi Malaka
Sebelumnya sebuah Video menunjukkan sejumlah Warga menolak Bantuan dan Menolak kedatangan Mentri Risma karena di anggap hanya pencitraaan.

Dalam sebuah unggahan akun twitter bernama @ipunklombok menuliskan, sumbangan yang berikan kepada pengungsi sebagai formalitas belaka.

Dalam video tersebut terlihat seorang pria meminta Donatur membawa pulang kembali barang-barang yang hendak di sumbangkan

"Sumbangan bencana banjir hanya formalitas buat syuting lalu di bawa pulang lagi dan besok kluar siaran sudah kirim bantuan," tulisnya

Penolakan Bantuan Covid-19

Masyarakat NTT seperti masyakarat yang tidak mau berpangku tangan dan menunggu uluran tangan orang lain saat tempatnya tertimpa musibah.

seorang Ibu rumah tangga di Kabupaten Alor Bernama Salomi Malaka Menolak bantuan pemerintah karena ingin Berusaha sendiri.

Ia mengatakan dirinya masih bisa berusaha sendiri karena tuhan memberinya 10 jari untuk bekerja.

Ia juga menjelaskan kepada petugas Bahwa dirinya tidak mau makan makanan yang Gratis.

Kejadian ini terjadi saat petugas hendak memeberikan  Bantuan Covid-19 di Alor 

Video dari Channel Youtube Tribunews.com

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh merrymoonmary. Diberdayakan oleh Blogger.