Halaman Facebook

Puji Suami Gugur di KRI Nanggala, Istri Letda Rhesa: Bangga Jadi Istri Pahlawan. Maski Dalam Hati Masih Sedih

Mengaku tidak mau larut terlalu lama dalam kesedihan  atas Gugurnya Suami tercinta pada tragedi KRI Nanggala-402, Anasthasia Christina Justru merasa Bangga karena menjadi Istri Seorang Pahlawan

Anasthasia Christina saat berpose depan foto karangan bunga Suaminya Letda Rhesa Tri Utomo Siregar

Telah dinyatakan Gugur dalam bertugas, tepat tanggal 29 April 2021 kemarin, Letda Rhesa Tri Utomo Siregar di beri kenaikan pangkat dan Piagam Gelar Tanda Jasa Kepahlawanan

Anasthasia bersama Istri Kru KRI Nanggala-402 lainya yang ikut hadir dalam acara penerimaan tersebut menyampaikan perasaan Bangganya melalui Akun Instagram pribadinya @a.nathasia (30/4/221)

"Aku bangga bangat jadi istri seorang pahlawan" ujar Anasthasia melansir pikiran-rakyat.com

Anasthasia mengaku tidak bisa menahan Air Mata saat hadir dalam Acara penghormatan Terahir bagi para Kru KRI Nanggala-402 yang tenggelam pada (21/4/2021) lalu.

"Rasanya engga sanggup nahan air mata, karena sehari-hari aku lihat suamiku berangkat dan pulang pake Baju itu" ujarnya

Anasthasiapun mengenang kehidupan dengan suaminya selama ini sangat Bahagia, apapun yang dirinya minta, mulai dari di suruh belanja, ngulek sambel sampai minta di kuteki tidak pernah nolak

Meski telah pergi, Anasthasia berjanji akan tetap menjaga diri dan menjaga ibu Letda Rhesa karena menurutnya sosok suaminya tetap ada di hati dan terus ia cintai.

"Aku bahkan lanjuti hidupku dan perbaiki ibadahku sampai nanti kita ketemu lagi" tutur anasthasia yang terlihat sambil bergetar karena menahan kesedihan

Berita Update: Potret Marinir Jerman Gelar Upacara Penghormatan Awak KRI Nanggala-402

Upacara penghormatan Kru KRI Nanggala oleh Marinir Jerman

Bendera Jerman Berkibar Setengah Tiang di Monument Penghormatan Kapal Selam Moeltenort, dekat Kiel Jerman.

Acara itu di hadiri Presiden dan Jajaran pengurus Asosiasi Awak Kapal Selam Jerman. Verband Deutscher Ubootfaahrer.

"Kami sangat kehilangan atas kepergian sahabat-sahabat kami. Sebagai sesama awak kapal selam kami sadar tugas yang kami emban penuh resiko dan bahaya.

Segiat apapun kami berlatih, dan secanggih apapun peralatan yang kami gunakan, kecelakaan adalah Hal yang tidak bisa di hindari" Ujar VDU Michael Setzer

Atas Penghormatan yang di lakukan Marinir Jerman tersebut, Duta Besar RI untuk Jerman Arif Havas Oegroseno menyampaikan ucapan terima kasih

"Atas nama pemerintah indonesia, Tentara Nasional Indonesia, para keluarga korban, saya mengucapkan terima kasih atas solidaritas tinggi dari Asosiasi Awak Kapal Selam Jerman.

Ini adalah satu-satunya upacara penghormatan bagi para pahlawan yang gugur, yang di gelar di luar Indonesia" Ujar Arif

"Acara ini menunjukan hubungan erat di bidang pertahanan, kerja sama angkatan laut dan People to People dalam konteks kemiliteran antara indonesia dan jerman" Lanjut Arif

di bawah ini!!! Video Menyejukan dari Seorang bernama Gus miftah saat Peresmian Gereja GBI di Jakarta,Untuk Indonesia yang Damai

Bantu Subscribenya Geng. Terima Kasih Banyak🙏🙏