Mulai Ngawur, Aipda Fajar di Duga Maki Kru Nanggala Karena Depresi Belum Kawin, Apa Hubungannya? -->

Mulai Ngawur, Aipda Fajar di Duga Maki Kru Nanggala Karena Depresi Belum Kawin, Apa Hubungannya?

Patung Bernyawa
Selasa, April 27, 2021

    HariaFlobamora-Alasan Klasik Pengguna Medsos Kita ketika di jerat UU IT kalau tidak akun di bajak maka ya begini, Gangguan Jiwa.

    Padahal orangnya dengan sadar menujukkan sikap tidak simpati hingga menulis rasa iri dan Dengki bahkan Makiannya kepada Kru KRI Nanggala-402

    Kabareskrim Polri, Komjen Pol Agus Andrianto


    Kini Oknum Polisi berinisial F sudah dibtangkap Bidang Profesi dan Keamanan kepolisian Daerah Istimewa Jokjakarta, Minggu (25/4/2021) malam

    Namun namanya terus di sebut warganet dan masyarakat indonesia lantaran terlalu Geram dengan tingkah konyolnya yang tega memaki Kru KRI Nanggala.

    Dalam sebuah wawancara, Wakapolda Yokyakarta Brigjen R Slamet Santoso mengatakan bahwa pihaknya sedang memeriksa kejiwaan sang oknum polisi.

    "Sudah kita amankan, kita sedang peiksa baik itu fisik maupun kejiwaannya kerena kita belum tahu kejiwaannya seperti apa" Ungkap Wakapolda

    Dia menduga F Depresi karena hingga kini pria kelahiran 80an tersebut belum menikah.

    Aneh namun itulah alasannya. Alasan seorang polisi bisa bertugas padahal Sedang Depresi (kenapa di kasih dinas)

    Lebih lanjut Wakapolda mengakatan ada indikasi Depresi " Iya (ada Indikasi) karena sampai umur sekian belum menikah, kelahiran 1980" Kata Slamet

    " kita ambil tindak cepat dulu, periksa kejiwaannya lalu  Bareskrim dan Propam akan turun (dari Mabes Polri) juga" Ujar Wakapolda Slamet Santoso

    Meluruskan Video Tentang TNI AL Gruduk Polsek Kalasan, Sleman.

    Terkait Video yang beredar berisi keterangan Anggota TNI Mendatangi Polsek Kalasan menurut Slamat Tidak Benar.

    Yang terjadi menurut dia justru Pihaknyanya yang mengundang TNI AL untuk menjelaskan duduk perkara.

    "Itu tidak di datangi dari rekan-rekan Danlanal, sudah saya sampaikan kita panggil klarifikasi, kita kasih tahu duduk perkaranya" ujar Wakapolda DIY ini.

    Iya juga menjelaskan kemungkin F bisa di jerat pidana karena telah merusak hubungan dua instasi mengingat TNI AL lagi Berduka atas Tenggelam dan hilang prajurit terbaik mereka.

    "Pasti ada tindakannya, bukan hanya kode etik, tapi juga tindak pidana karena merusak hubungan instansi" tutup Wakapolda