Uang Habis, Aggaran Kematian Akibat Corona Di Hentikan Kemensos. -->

Uang Habis, Aggaran Kematian Akibat Corona Di Hentikan Kemensos.

Patung Bernyawa
Selasa, Maret 02, 2021

    Kementerian Sosial Republik Indonesia Resmi menghantikan Anggaran Bantuan Kematian Akibat Covid 19 sebesar 15 juta Per KK.

    Pernyataan ini di sampaikan Menteri Sosial Tri Rismaharini, Minggu (28/2/2021).

    Penghentian Anggaran Covid 19 untuk kematian menurut Mensos karena tidak adanya ketersediaan Anggaran alias Uang Habis.

    Menurut Risma Pemberian Santunan 15 Juta untuk Korban Kematian karena Covid 19 mengalami dua kesalahan.

    Pertama kesalahan Administrasi, Karena ternyata program tersebut tidak di ijinkan.

    Yang kedua kata Risma, Korban Penerima santuan tidak terdata dengan Baik atau tidak pernah diketahui secara pasti berapa jumlah kematian akibat Covid 19.

    Lalu bagaimana dengan Nasib Korban yang meninggal dunia karena Covid 19.?

    Sebenarnya yang di hentikan Kemensos itu hanyalah Program Santunan Sebesar 15 juta.

    sementara anggaran lain seperti Penguburan sesuai Prokes tetap berjalan sesuai ketentuan.

    Akan tetapi penghapusan anggaran ini menurut sebagian pihak menyalahi aturan yang sudah di sepakati bersama Komisi 3 DPR RI.

    Seperti yang di sampaikan Hidayat Nur Wahid kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

    Menurutnya, selain menyalahi kesepakatan bersama DPR, Kemensos juga melanggar Undang undang No 24 tahun 2007 

    Tentang penanggulangan Bencana yang mewajibkan pemerintah memberikan santunan pada saat masa tanggap Darurat bencana.

    Menarik untuk di bahas, apakah kemensos benar benar kehabisan Anggaran atau Ingin mengurangi kecurangan Data Kematian Covid.

    Karena sebagaimana yang kita ketahui sebelumnya sempat di bahas oleh DPR RI Jika ada beberapa pihak rumah sakit memanipulasi data kematian Covid.

    Atau seperti yang di komentari oleh DPR RI PKS komisi 3 Hidayat Nur Wahid Bahwa, Kemensos Menyalahi Aturan dan melanggar UU.