Saat Gereja di Bom, Ramai-ramai Mengecam Tindakan Teroris, Saat Ada Ormas Yang Jaga Gereja, Ramai- Ramai di Katai Haram

Inilah jawaban kenapa Gusdur menyuruh NU dan Banomnya untuk turun langsung menjaga rumah-rumah Ibadah yang di mulai pada 25 Desember 1996.

Untuk apa kalau bukan bangsa ini, agar tidak Ramai-ramai sibuk dengan Membuat pernyataan Memgecam Tindakan Teroris yang justru terlihat seperti sedang mengucapkan selamat Hari Raya karena saking banyaknya bersileweran di Media-media Sosial.

Banyak yang membuli saat Banser NU menjaga Gereja tidak sedikit juga yang mengatakan tindakan Banser NU adalah Haram.

Padahal berulang kali NU mengatakan mereka menjaga Gereja bukan untuk menjaga Ibadah Umat Kristiani melainkan menjaga Bangsa ini agar tetap Damai dan menghindari terjadinya hal-hal seperti yang terjadi di makassar kemarin (28/3/2021)

Begitulah pernyataan NU untuk menjawab tuduhan yang datang pada mereka, tapi menurut penulis ada hal lain yang justru jauh besar dari tujuan itu.

Gereja Katedral, Makassar
Sesuatu yang mungkin banyak orang tidak menyadari bahwa ketika terorisnya dari kelompok Islam Radikal, maka Banserlah orang pertama yang akan mengetahui mereka sebelum polisi.

Kenapa?, karena Banser beragama islam sama seperti Teroris-teroris itu dan dapat mengenalinya meski hanya sekali tatapan mata.

Pengetahuan seperti itu belum tentu di pelajari oleh polisi dan intelijen, pengatahuan tentang budaya dan ciri ciri khusus teroris yang dapat dengan mudah Banser indentifikasi.

Dukung Banser dan NU Untuk Bangsa Ini Tetap Aman.

Slogan Mengecam Tindakan Terorisme yang bergeming di berbagai Media dan Status Facebook membuat saya merasa sedih.

Penulis berpikir, bukan kata-kata seperti itu yang ingin di dengar oleh umat Kristiani di indonesia, tapi rasa aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah agama mereka yang di butuhkan saat ini.

Bagaimana mereka tidak lagi trauma dan takut akan Bom susulan yang bisa mengancam hidup mereka kapan saja.

Saat ini baru Banser yang di ketahui memiliki tindakan nyata dari ormas islam bagaimana dengan ormas ormas yang lain?

Buktikan jika ucapanmu mengecam tindakan Teror  betul betul dari hati untuk saudaramu sebangsa dan setanah air.

Bukan hanya sekedar Rasa iba atau mencari panggung ketenaran di tengah tengah kemelut bangsa menghadapi terorisme.

Suara mu yang mengucapkan kata kata mengecam sama sekali tidak berguna jika kaki dan tanganmu tidak bergerak untuk menyelesaikan masalah yang kamu kecami.

Pengeboman Bertujuan Bukan Untuk Membunuh Tetapi Untuk Memprovokasi

Foto di Duga Pelaku Bom

Pemboman yang terjadi di Gereja Katedral makassar bisa jadi untuk tujuan provokasi agar kita berperang sesama anak bangsa.

Sehingga Negara ini hancur seperti Negara-negara yang sudah berhasil mereka porak porandakan di Timur tengah.

Jadi ketika Nanti berhasil di provokasi maka akan terjadi perang membela agama dan yang Mati dalam perang tersebut akan di sebut mujahid atau mati sahid dan masuk surga.

Begitulah tujuannya, mereka yang jadi Bomber akan di elu elukan namanya karena berhasil menciptakan peperangan.

Ajaran yang sangat Bodoh dan tidak bisa terima oleh akal Sehat, namun itulah kenyataannya sesuai pengakuan mantan Bomber Mereka seperti Ali Imron.
Gambar tema oleh merrymoonmary. Diberdayakan oleh Blogger.