Niat Hendak Mencuri Sapi, Seorang Warga TTS di Tebas Tiga Kali Hingga Tewas

Pembunuhan di neobaba, TTS

Melianus Ninef, seorang petani asal Desa Noebana, kecamatan Noebana Kabupaten Timor Tengah Selatan NTT, Tewas di tebas oleh Alfons Bausele (36).

Warga Desa Fatumnasi kecamatan Noebana ini membunuh melianus yang hendak mencuri sapi miliknya di sebuah sungai kering.

Kronologi kejadian bermula sekitar pukul 22.00 WITA. Pelaku yang duduk dekat gubuk di dalam kandang sapi miliknya melihat sesosok manusia datang memasuki kadang sapi.

Pelaku sempat bertanya dengan nada setengah berteriak "siapa itu". teriak Alfons Bausele (13/3/2021).

Pelaku memang sengaja Berjaga malam itu, karena sudah sering terjadi pencurian ternak di wilayah tersebut.

Mendengar teriakan Pelaku, korban bergegas keluar dari dalam kandang dan melarikan diri. Namun Pelaku mengejarnya dari belakang dengan memegang sebuah parang dan senter di masing masing tangannya.

Aksi kejar kejaran itu tidak berlangsung lama karena pelaku yang melihat Korban dari jarak beberapa meter di depannya langsung mengayunkan sebuah parang mengenai korban.

Akan tetapi korban masih terus berlari sampai pelaku memungut kembali perangnya dan mengayunkan untuk keduakalinya.

Ayunan parang kedua inilah yang membuat korban tidak kuat lagi untuk berlari dan terjatuh 

Belum selesai sampai disitu, korban yang sudah ditertangkap oleh pelaku kembali menebaskan parangnya tepat di leher korban hingga membuatnya tewas ditempat.

Baca Juga: Kapten Kapal Goyangin ABK Yang Magang di Kapalnya

Pelaku Berlajan Kaki Sejauh 5 KM Menuju Polsek Untuk Menyerahkan Diri

Pelaku yang sudah diselimuti rasa takut saat mengetahui korban yang dibunuhnya adalah orang yang dia kenal.

Pelaku Kemudian bergegas pulang dan memberitahu Ibunya di Rumah bahwa dia telah membunuh Seorang yang Curagai sebagai Pencuri Sapi.

Merasa bersalah, pelaku bergegas menuju Kantor Polisi dengan berjalan kaki sejauh 5 KM untuk menyerahkan diri.

Pelaku berjalan kaki hingga kurang lebih 5 jam lamanya. Dia baru tiba di Polsek sekitar pukul 04.00 WITA.

Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Timor Tengah Selatan Iptu Hendricka Bahtera mengatakan, 

Kapospol Noebana baru melaporkan kasus ini pada siang hari, dan meminta bantuan Tim identifikasi satuan Reskrim untuk menangani kasus ini.

"Pada Tubuh korban terdapat tiga luka sobek menganga. pada tangan kanan, kepala kanan bagian belakang dan leher kiri," tutur hendrick, Sabtu (13/3/2021).

Setelah olah tempat kejadian perkara, pelaku kemudian di jemput di polsek Oinlasi untuk di selidiki lebih lanjut di Polresta Timor Tengah Selatan bersama Barang Bukti Berupa Parang yang pakai pelaku untuk membunuh korban.

Gambar tema oleh merrymoonmary. Diberdayakan oleh Blogger.