Kelompok Ini Ribut Hanya Karena Sidang Online atau Memang Ingin Mencari Celah Untuk Kabur Dari Tuntutan Hukum

Kelompok kecil tapi bersuara paling nyaring dan suka ribut ribut di indonesia sepertinya sudah menemukan kembali alasannya untuk turun kejalan dengan spanduk dan pernak pernik agama.

Kelompok yang selalu bereteriak ini rupanya belum sadar bahwa sekeras apapun mereka berteriak dan memprovokasi masyarakat indonesia untuk melawan penerintah,

Masayarakat tidak akan ikut lagi karena masyarakat indonesia sebagian besar sudah cerdas dan mengerti siapa yang sedang mereka bela dan untuk apa.

Provokasinya yang mengatakan pemerintah Zalim, Otoriter, Pemerintah kafir dll, sudah tidak laku lagi di jual lewat Pamfled dan spanduk.

Sementara itu, jualan habib juga sudah mulai turun harga oleh karena banyaknya Habib habib lain yang sudah mulai menampakan diri di media sosial dengan sikap yang lebih santun dan Ramah.

Segala Daya dan Upayanya akan hancur oleh karena ternyata Tuhan dan Agama yang sering mereka gaung gaungkan tidak memihak lagi.

Ahirnya yang akan tersisa tinggalah upaya untuk meminta pertolongan Tuhan dengan do,a.

Banyak Habib yang Lebih Baik dan Santun

Kelompok mereka Selalu memebawa nama Tuhan dan kebenaran padahal kenyataan ada di depan mata mereka bahwa,

Tuhan sudah memberikan pelajaran dengan Memenjarakan Habibnya karena kesalahannya sendiri yang melawan pemerintah.

Apakah Tuhan mau mengurusi seorang habib yang keadaannya tidak lebih buruk dari penderitaan kaum Israel dan Nabi Isha yang di pimpin pemerintahan seperti Herodes.

Apakah Tuhan juga akan mengurusi Habib yang tidak sedang hidup di bawah pemerintahan Fir,aun atau Namrud.

Dan yang pasti, Tuhan tidak senang jika ada sekolompok manusia yang sering melebih lebihkan sesuatu keadaan padahal kesehariannya tidak pernah di usir dan di lempari kotoran hewan seperti yang terjadi pada Nabi Muhammad.

Indonesia sudah bebas dari zaman penderitaan karena perang melawan penjajah.

Indonesia juga sudah keluar dari krisis moniter yang di ciptakan oleh presiden yang rakus dan tamak akan kekuasaan.

Jangan kalian kembalikan indonesia ke zaman itu lagi hanya karena kelompok kalian tidak di terima oleh sebagian besar penduduk indonesia.

Berhentilah menjual Tuhan dan agama untuk membela satu orang Habib sementara masih banyak habib yang lebih bijak dan Santun sudah terbukti pernah berjuang untuk kemerdekaan indonesia.

Nagara ini, milik banyak kelompok, Suku dan Agama.
Bukan milik mu dan miliki ku. Tapi milik kita semua.

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh merrymoonmary. Diberdayakan oleh Blogger.