Halaman Facebook

Misteri Pemberi Kode Sebelum BOM Meledak, Polisi Sudah Menangkap 7 Orang Terlibat Bom Makassar, 3 Orang Terahir Adalah Perempuan

Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar, Sulsel

Polisi kembali menangkap 3 orang yang di duga terlibat dalam kasus Bom Bunuh Diri di depan Gereja Katedral Kota Makassar.

Saat ini polisi total sudah menangkap 7 orang yang di duga terlibat dalam kasus yang terjadi pada saat hari Minggu Palma tersebut.

Di sebutkan, inisial 3 pelaku di duga terlibat dan baru di tangkap tersebut yakni MM, M dan MAN

Sementara inisial pelaku yang sudah di tangkap sehari sebelumnya adalah AS, SAS, MR dan AA.

Menurut Kadiv Humas Maber Polri Kombespol Ahmad Ramadhan ketiga baru pelaku yang di tangkap adalah perempuan.

"Ketiganya adalah perempuan" ungkap Ramadha di Mabes Polri Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (30/3/2021).

Dia juga menjelaskan tiga terduga teroris yang di tanggkap memiliki peran yang berbeda-beda

Ramadhan menrincikan MM berperan memotivasi pelaku Bom Bunuh diri, sedangkan MAN bertugas memantau aksi Pelaku L dan YSF.

Sementara pelaku lainnya berperan membeli bahan peledak, merakit dan merancang Bom.
Mereka semua di duga terlibat Aktif mengikuti kajian di Villa Mutiara Makassar.

"Jadi untuk sementara ini pengembangan di Makassar, 7 orang dalam proses penyidikan, meninggal 2 orang jadi total semua senentara 9 orang" Ujar Ramadhan

Baru-baru ini polisi menyebutkan terduga teroris yang terlibat dalam aksi Bom Bunuh diri di Gereja Katedral melakukan Baiat ke Markas Front Pembela Islam (FPI).

Hal itu di ketahui berdasarkan keterangan dari beberapa terduga teroris yang di tangkap pasca insiden Bom Bunuh Diri tersebut.

"Perannya adalah ikut dalam perencanaan, mengikuti kajian di Villa Mutiara. Kemudian telah berbaiat di Markas FPI yang merupakan markas organisasi yang sekarang sudah terlarang" katanya

Fakta Mengejutkan Pelaku Bom Bunuh Diri di Makassar ternyata masih Milenial dan Belajar merakit Bom Secara Online

Fakta terbaru dari Pelaku Bom Bunuh Diri yang merupakan sepasang suami istri ini di ungkap polisi.

Aksi Bomber yang menyebabkan setidaknya sekitar 20 orang mengalami luka luka ini baru di ungkap identitasnya oleh polisi satu hari setelah kejadian karena jasad pelaku yang telah hancur akibat ledakan.

Berikut adalah Fakta-fakta mengejutkan dari pelaku Bom Bunuh Diri yang berhasil kami rangkum dari Suara.Sulsel.com

1. Masih Mudah dan tergolong Milenial

Berdasarkan identitas pelaku yang di ungkap BNPT.
Kedua pelaku ini kelahiran 90,an bahkan salah satunya kelahiran Tahun 1995.

Menurut Kepala Badan Nasional Penanggulanhan Terorisme ( BNPT) Boy Rafli Amar, mengatakan  Milenial menjadi incaran dan ciri khas Propaganda Jaringan Terorisme.

2. Hidup Pas-pasan dan Hanya Penjual Makanan Online

Kedua Bomber Makassar ini kesehariannya adalah penjual makanan Online, Sang suami L sebagai pengantar makanan sementara Istrinya YSF sebagai pembuat makanan.

Di jelaskan juga oleh Polisi selain mejual makanan Online YSF juga merupakan seorang pegawai swasta.

3. Merakit Bom Dari Tutorial Online

Fakta berikutnya yang terungkap menurut kepala BNPT menyebutkan, kedua pelaku merakit Bom melalui pelatihan yang ada di Media Sosial.

Keduanya juga di ketahui bersama sama membeli bahan kimia untuk di jadikan bahan peledak saat berada di Villa Mutiara Makassar.

4. Menitip Surat Wasiat Sebelum Beraksi

Pelaku L di ketahui sebelum melakukan aksinya sempat menuliskan surat wasiat.

Surat itu di tujukan kepada kedua orang tuanya untuk berpamitan dan siap mati syahid.

5. 4 Orang Warga Bima Terlibat Perakitan Bom

Di ketahui sebelumnya, 4 pelaku yang di duga terlibat dalam perencanaan Bom Bunuh diri di depan Gereja Katedral sama melakukan Kajian di Villa Mutuara bersama Pelaku.

Ke 4 pelaku tersebut berasal dari Bima NTB yang memiliki Peran Merakit Bom dan memberikan doktrin serta mempersiapankan rencana Jahad, Ehh, salah Jihad.

Masing-masing mereka berinisial AS,SAS, MR dan AA