Halaman Facebook

Sebarkan Hoax, Begini Cara Polisi Melacak Anda Dengan Mudah Meski Menggunakan Akun Palsu

Keterbukaan Indonesia dalam menjamin rakyatnya untuk menyampaikan pendapat di depan umum ternyata bukan hanya berdampak positif.

Banyak yang menilai aturan Kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum ini di salah gunakan hingga di jadikan senjata untuk menyerang kelompok lain atau pemerintah indonesia itu sendiri dengan Fitnah, Cacian, hinaan sampai berita palsu atau Hoax.

Namun seiring berjalannya waktu, pemerintah mulai menemukan solusi untuk mengontrol dan menertipkan pengguna platform media sosialnya yang sering melakukan tindakan tindakan yang merugikan orang lain.

Berikut adalah Cara Polisi menemukan Penyebar Hoax dan Fitnah dengan mudah meski menggunakan Akun Palsu.

1. Melalui Alamat IP (Internet Protocol Address)

Alamat IP adalah indentitas yang di gunakan pengguna internet pada suatu lokasi tertentu.

Alamat IP inilah yang di gunakan polisi untuk mendeteksi identitas pelaku.

Alamat IP biasanya akan menunjukan titik koordinat dimana kita mengakses internet, melalui perangkat apa dan waktu terahir yang kita gunakan untuk mengakses dengan bantuan Tower telkom.

Jadi jangan berharap dengan menggunakan akun palsu anda akan lolos dari pelacakan Tim Cyber Polri.

2. Nomor IMEI (Internasional Equipment Identity) pada Handphone

EMEI HP dapat digunakan Policyber untuk melacak Type Handphone anda. dari Imei tersebut Polisi dapat mengetahui kapan HP di produksi, kapan HP pertama kali di aktifkan sampai kartu SIM apa saja yang sudah pernah di gunakan HP tersebut.

Sehingga polisi bisa mengetahui nomor nomor orang terdekat anda melalui kartu SIM yang pernah anda pakai di HP tersebut

Polisi juga dapat melacak keberdaan anda melalui Emei, meski HP anda dalam keadaan tidak aktif.

3. Kartu SIM

Jika Anda menggunakan HP untuk melakukan tindakan kriminal atau menyebar Hoax dan berharap bisa lolos dengan mematikan perangkat dan membuang kartu SIMnya maka anda salah besar.

Kartu SIM yang anda gunakan untuk mengakses internet akan terkoneksi dengan IMEI dan memberikan semua informasi kepada Provider jaringan anda tentang apa yang ada di dalam Handphone anda.

Informasi yang di berikan seputar siapa saja yang pernah anda kontak, siapa yang anda kirimi pesan singakat, WhatsApp atau Messenger facebook termasuk isi pesannya.

Dari kartu SIM tersebut polisi juga bisa meminta telkom untuk memberikan infomasi terkait data KK dan NIK yang ada dalam Kartu.