Bedah Aplikasi Snack Video, Darimana Sumber Pendapatan Aplikasi Untuk Bayar Pengguna

Beberapa hari terahir, Aplikasi Pesan singkat WhatsApp ramai di banjiri ajakan untuk menginstal Aplikasi benama Snack Video (SV). 

Fenomena itulah yang membuat keinginan penulis mencari tahu lebih dalam lagi tentang cara kerja aplikasi ini,

Meskipun beberapa hari lalu sempat membuat tulisan yang sama tentang SV. akan tetapi penulis merasa apa yang di sampaikan belum menyeluruh

Sehingga penulis berniat mencari tambahan infomasi dan menyelidiki tentang aplikasi dengan lebih teliti lagi agar memberikan manfaat bagi orang banyak.

Pendapatan Pengguna dan Konten Kreator

Aplikasi Snack Video adalah aplikasi Nonton Video yang memberikan Bayaran Buat penggunanya dalam bentuk Koin

Koin yang di hasilkan akan otomatis di konversi menjadi Rupiah di hari berikutnya setelah Jam 8.00 Pagi.

Sementara pendapatan menjadi konten Kretor dalam Aplikasi Snack Video di dapat dari pengguna yang melike video unggahannya. 

sebagai catatan pengguna yang melike harus terlebih dahulu melakukan Top Up ke Pengguan Diamond. Bayaran untuk setiap stiker likepun beragam susuai ketentuan aplikasi

Baca Juga: VTUBE DI LARANG OJK DAN SWI

Berikut adalah Rincian Pendapatan Pengguna Aplikasi dan konten Kreator Snack Video

1. Pendapatan dari Check In tiap hari.
Pendapatan dari Check In berfariasi tergantung kebijakan Aplikasi dan Kontribusi anda di aplikasi

2. Pendapatan Dari menonton Video
Pedapatan inipun bervariasi, mulai dari 20 koin untuk 1 misi dan Harga untuk 50 koin adalah 1 Rupiah

3. Pendapatan dari mengundang teman atau Refferal.
Untuk pendapatan dari Refferal, aplikasi memberikan Uang tunai sampai Rp. 52.000 untuk satu      pengguna yang berhasil di undang.

4. Pendapatan menjadi Konten Kreator


Hasil Penelurusuran dan indikasi Aplikasi adalah Money Game.

Seperti yang sudah kami bahas pada tulisan sebelumnya, bahwa Satgas Waspada Investasi (SWI) OJK telah mengeluarkan himbauan dan larangan terhadap Aplikasi Snack Video.

Indikasi Bahwa Snack Video merupakan Money Game adalah pembahasan dari NU.Onlien yang mengatakan Snack Video bisa jadi aplikasi permainan Uang.

Nu online mempertanyakan darimana perusahaan Kuaishou Technology yang di dukung Tencent Holding mendapatkan uang untuk penggunanya.

Mereka menduga, pendapatan Snack Video berasal dari membernya yang melakukan Top Up, karena setiap Like (Love) dengan stiker Love atau yang lainya, maka pemilik Video mendapat bayaran.

Lantas bagaimana dengan pengguna yang belum Top up apakah ketika melike sebuah Video maka saldo Koinnya berkurang.?

Menurut Data yang kami dapat dari aplikasi, tindakan Melike atau Mengikuti Video bagi pengguna Gratisan Saldo Uang yang sudah di Konversi Ke Rupiah akan terpotong.

Kendati demikian, Ketua SWI Tongam L Tobing mengatakan, Pihaknnya masih melakukan pendalaman terhadap aplikasi.

"Kami masih melakukan pendalam kegiatannya. masih di teliti" Jelas Tongam, Pernyataan ini di sampaikan Tongam pada Harian Kompas (26/2/2021)
Tanggapan Pihak Snack Video

Sementara itu Pihak Snack Video melalui akun instagramnya menyampaikan tanggapan terkait aplikasinya yang ramai di perbincangkan warganet Ahir ahir ini.

Menurut mereka aplikasinya aman dari prakterk penipuan. karena Snack Video tidak mengaharuskan pengguna membayar uang dalam aplikasi.

Kesimpulan Penulis


Menurut Penulis Sejauh Ini Aplikasi Snack Video Belum ada indikasi merugikan penggunanya, meskipun pendapatan yang di berikan Snack Video masih terbilang sangat Kecil.
Gambar tema oleh merrymoonmary. Diberdayakan oleh Blogger.