Pantas Aksi Pemberontakan Papua Tidak Pernah Habis, Ternyata Amunisinya Dari TNI

Ilustrasi Sidang Mahkamah Militer, Foto By Antara/Marwanto

Jika Musuh yang menembak mati prajurit TNI adalah sebuah tindakan yang Biadap dan kejam maka apa sebutan yang pantas untuk seseorang yang tega menjual peralatan tembak itu untuk di tembakkan kembali ke saudaranya sesama Anak Bangsa.

Seorang anggota TNI Batalion 733/Masariku Ambon di tangkap SatIntel Kodam Pattimura Maluku pada Minggu, (21/2/2021), di kediamannya di asrama militer Waiheru Kipan B, Maluku.

Oknum TNI ini terlibat penjualan senjata Api Ilegal dan Amunisi kepada jaringan Ambon-Papua untuk kelompok Kriminal bersenjata yang baru baru ini kita ketahui telah menembak mati beberapa Anggota TNI di Papua.

Praka MS inisil dari Oknum TNI ini adalah seorang wakil komandan Regu (Wadanru) Ton 1 regu 1 Kipan B 733/Masariku.

Dari hasil interogasi yang di lakukan oleh Danintel Kodam Pattimura, Praka MS menyerahkan sebanyak 600 Amunisi kaliber 5,56 mm kepada Wellem Taruk alias Jack Tizia salah satu Komplotan KKB.

Mungkin tidak semua Amunisi milik KKB dari TNI yang menjualnya, Tapi bayaran sebesar Rp. 1.500.000 adalah Hal yang lebih Hina dan  menyakitakan untuk nyawa seorang Anggota TNI yang Gugur.

Namun Oknum TNI ini bukanlah satu satunya yang tega melakukan tindakan yang disebut Penghianat oleh sebagian orang yang Murka terhadap tindakan mereka.

Di ketahui sebelumnya ada dua orang lagi dari Oknum Polisi yang juga melakukan hal yang sama yakni menjual senpi dan amunisi kepada KKB Papua dan Ambon.

Baca Juga: Tertembak di Bagian Perut, Pratu Ginajar Gugur Dalam Kontak Tembak dengan KKB di papua

Anggota Polisi itu berinisial Bripka ZP dan Bripka RA (Anggota Sabhara Polres Ambon), keduanya juga telah di amankan oleh Propam Polda Maluku.

Ironinya Bangsa ini, Ketika ada yang membela mati matian keutuhan bangsa dari ganguan pemberontak seperti Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua,

ternyata masih ada saja yang tega berkhianat terhadap bangsanya sendiri hanya karena uang sedikit yang justru jauh lebih besar dari gaji yang diterimanya dari Negara.

Semoga Kepolisian dan TNI kita tetap terus bersemangat menjaga Keutuhan NKRI dari mereka yang ingin mengganggu keutuhan kita sebagai sebuah Bangsa dan Negara.

Gambar tema oleh merrymoonmary. Diberdayakan oleh Blogger.