Halaman Facebook

Sindiran BKH Dijawab Tuntas Ferdinand Hutahaean.


Kebiasaan Bangsa ini dan Politisi kita, kalau tidak Kritik maka akan nyinyir, sebab jarang ada yang sepaham.

Kali ini Cuitan seperti hendak menyindir datang dari Politisi asal NTT, Benny K Harman. dalam sebuah Tweet di twitternya, Benny menulis.

"Luar biasa rakyat maumere flores sambut presiden jokowi. Rela terpapar covid hanya untuk melihat langsung wajah presiden, teringat saya dengan masyarakat sambut Habib Riziek di bandara Soetta saat pulang dari LN. Seolah tidak percaya bahaya covid. monitor!"

Mungkin apa yang di Tweetkan Benny K Harman adalah sebuah keprihatinan terhadap antusias Warga Sikka yang berlebihan sehingga tidak peduli dengan Bahaya Covid.

Namun menurut penulis, tulisan Benny K Harman ini bukan Rasa prihatin atau himbauan bagi warga sikka agar tetap berhati hati terhadap penularan Covid.

Cuitan Pak Benny, lebih mengarah kepada sindiran terhadap jokowi dan pemerintah yang seolah olah menciptakan kerumunan, bisa di lihat dari tulisan nama habib Ruziek disana.

Seandainya Pak Benny mau apalagi Sikka adalah Dapil yang di wakilkannya di DPR RI, kata kata himbauan atau semacam peringatan keras terhadap pemda dan masyarakat sikka bisa Ia tulis dalam cuitannya.

Lalu apa tujuan pak Benny Menulis "Luar Biasa" di awal kalimatnya.? Pantaskah seorang pejabat publik yang sedianya memebela rakyatnya malah menulis pujian dengan nada seperti menyindir.

Entahlah, pembaca bisa menilai sendiri track rekord dan latar belakang beliau. Penulis hanya menulis sesuai presepsi dengan apa yang di lakukan tidak sesuai dengan kapasitas beliau yang ialah Dewan Perwakilan Rakyat.

Saat Benny K Harman Menari dengan Cuitannya, Ferdinand Hutahaean Malah Membela Jokowi


Dua politisi dari latar belakang partai yang sama sepertinya kali ini bertolak belakang dalam Memandang kerumunan yang terjadi di Maumere.

Jika Benny K Harman Tidak secara gamblang mengkritik dan mengaitkan Kasus kerumunan Habib Ruziek dan kerumunan akibat jokowi di maumere

Maka Ferdinand secara terang terangan membela dan mengatakan jokowi tidak bersalah atas kerumunan yang terjadi di maumere.

Melalui media yang sama yaitu twitter, ferdinand mengatakan apa yang terjadi di maumere merupakan spontanitas masyarakat.

Selain itu Mantan Politisi Demokrat ini juga mengatakan Jokowi tidak pernah mengundang warga untuk berkerumun, itu semata di sebabakan Euforia dan histeria masyarakat menyambut pemimpin Negara.

"Apakah Pak Jokowi salah ? Tidak mungkin pak jokowi berdiam diri dan menutup rapat mobilnya berlalu tanpa bertegur sapa dengan masyarakat. Tidak mungkin beliau berdiam diri dalam mobil dan cuek kepada warga." Tulis Ferdinand.

Bak Gayun bersambut, Cuitan Benny K Harman di atas di jawab tuntas oleh ferdinand dalam Cuitannya yang lain.

berbeda dengan Habib Riziek yang menyediakan fasilitas untuk para para tamu undangannya, bahkan di sediakan tenda dan kursi.

Menurut Ferdinand, Hal yang sama terjadi ketika Habib Riziek dari Bandara. Menurutnya Riziek tidak di penjara karena penyambutan yang di lakukan pendukungnya sewaktu Riziek datang di bandara Soetta.

" ini hal yang sama, habib Riziek dari bandara, jokowi datang ke nusa tenggara timur. Tidak pernah melanggar protokol kesehatan, kasian kalian mencari cari kesalahan pak jokowi" ujar Ferdinand.

Ferdinand Melanjutkan, Habib Riziek di pidana karena kasus kerumunan pada pernikahan putrinya, dimana keruman terjadi lebih di sebabkan karena Faktor kesengajaan dan tamu yang sengaja di undang.